Kamis, 19 Desember 2019

Budget Adalah Penganggaran Beban Biaya Perusahaan-Berikut Rinciannya


Budget adalah kata yang berasal dari bahasa Inggris yang memiliki arti anggaran dalam bahasa Indonesia. Sementara budgeting sendiri merupakan tahapan penyusunan anggaran yang dilakukan oleh perusahaan di setiap awal periode. Jika Anda masih awam terkait defisinis budget dan juga perinciannya, sebaiknya Anda membaca artikel berikut ini sampai selesai.
 

Definisi Budget Adalah Berikut Ini

Budgeting atau rancangan budget adalah tahapan penyusunan perkiraan pengeluaran beban biaya (dalam satuan unit moneter) yang harus ditanggung perusahaan dalam satu periode tertentu. Simpelnya, budgeting yang dilakukan akan menghasilkan Rencana Anggaran Perusahaan yang harus ditaati oleh setiap komponen perusahaan yang terlibat.
Pentingnya rancangan budget adalah agar setiap departemen dalam perusahaan memiliki landasan yuridis formal dalam melakukan aktivitas fungsionalnya. Mereka pun tidak perlu kebingungan tatkala harus melakukan aktivitas purchasing atau pembelian selama memang dianggarkan dan tidak melebihi batas yang ditetapkan.
Dalam melakukan budgeting, setiap perusahaan memiliki waktu yang berbeda-beda. Beberapa akan melakukannya cukup satu kali saja dalam setahun. Beberapa lainnya akan dibagi menjadi dua periode dalam setahun. Ada pula perusahaan yang bahkan menetapkan periode lebih cepat yakni setiap 4 bahkan 3 bulan sekali.

Rincian Implementasi Budgeting Perusahaan

Budget adalah anggaran yang ditetapkan berkaitan dengan kebutuhan dana operasional ataupun fungsional setiap departemen. Berikut adalah rincian secara umum kebutuhan dana setiap departemen perusahaan.

1. Departemen Keuangan
Departemen keuangan bertugas untuk mengatur dan membukukan cash flow atau aliran uang dari perusahaan setiap periode waktu tertentu. Kebutuhan umum dari Departemen Keuangan umumnya meliputi anggaran alat tulis kantor seperti kertas dan tinta, anggaran konsultan, anggaran asuransi dan depresiasi, audit, hingga perjalanan dinas.

2. Departemen Marketing atau Pemasaran
Pemasaran memerlukan anggaran cukup besar terutama terkait promosi yang dilakukan ke masyarakat. Promosi melalui media televisi termasuk salah satu kebutuhan besar departemen pemasaran. Anggaran departemen ini meliputi anggaran promosi, iklan media, perjalanan dinas termasuk akomodasi dan transportasi hingga anggaran untuk seragam baru.

3. Departemen Produksi
Produksi menjadi salah satu bagian terpenting dari perusahaan karena berkaitan langsung dengan produksi barang yang dijual ke pasar. Departemen produksi membutuhkan anggaran utamanya bahan baku hingga packaging atau pengemasan. Yang termasuk ke kebutuhan Departemen Produksi adalah peralatan kerja, bahan baku, biaya overhead, anggaran desain dan pengemasan.

4. Departemen Human Resource Development (HRD)
Departemen HRD memiliki kebutuhan anggaran dana yang cukup besar karena berkaitan dengan pemberian gaji, tunjangan dan pengeluaran yang berkaitan langsung dengan pekerja. Rincian anggaran HRD meliputi gaji, anggaran tunjangan hari raya, komisi, perjalanan dinas, anggaran asuransi BPJS ketenagakerjaan dan anggaran yang lain.

5. Departemen Ekspor Impor
Departemen Ekspor Impor berkaitan dengan pembelian barang dari luar negeri untuk masuk ke perusahaan (impor) hingga penjualan barang ke luar negeri (Ekspor). Yang termasuk ke dalam rancangan budget adalah anggaran pengiriman, bea cukai, dan juga perjalanan dinas staf departemen.
6. Departemen Pengeluaran Umum
Departemen General Affairs (GA) berkaitan dengan pengeluaran umum perusahaan. Departemen ini yang menangani terkait pengeluaran listrik, air, internet, telepon, kebutuhan maintenance, pantry, dan kebutuhan lainnya.

Kesimpulan Budget Adalah

Budget adalah penyusunan anggaran yang sangat penting karena berkaitan dengan penentuan penggunaan dana hingga tujuannya. Terkait implementasi dan perincian penetapan budget perusahaan sebenarnya berbeda-beda bergantung dari tingkat kebutuhan dan kondisi perusahaan. Oleh karena itu, penentuan jumlah pengeluaran hingga itemnya harus disusun dengan teliti.